Home > Artikel > Macam Macam Lampu Rotator

 
 

Macam Macam Lampu Rotator

 

 Macam lampu rotator

Ada 3 macam lampu rotator yang diijinkan penggunaannya di Indonesia. Hal ini sesuai dengan UU no. 22 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pasal 59 ayat 5 yang berbunyi:

Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:

lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah; dan

lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Namun, berdasarkan PPRI (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia) no. 44 tahun 1993 tentang kendaraan dan pengemudi, ambulans disebutkan sebagai kendaraan yang diperbolehkan memakai lampu rotator berwarna biru.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 44 TAHUN 1993TENTANGKENDARAAN DAN PENGEMUDI

Pasal 66

Lampu isyarat berwarna biru hanya boleh dipasang padakendaraan bermotor : a. petugas penegak hukum tertentu; b. dinas pemadam kebakaran; c. penanggulangan bencana; d. ambulans; e. unit palang merah; f. mobil jenazah.

Menanggapi peraturan tersebut, IKABI (Ikatan Ahli Bedah Indonesia) merekomendasikan kepada karoseri untuk memasang lampu rotator merah dan biru di tengah atas kendaraan. Jadi, untuk sementara mobil ambulans boleh memakai lampu rotari bulat dan light bar merah-biru atau biru-biru.

 

 

Jual Ambulan | Karoseri Mobil Ambulance | Keranda Jenazah | Jual Ambulance

2